Sektor Riil


Diperbolehkan Tentukan Harga Gas

PGN Ingin Kinerja Keuangan Membaik

Rabu, 6 Agustus 2008 - 09:29 wib
text TEXT SIZE :  
Candra Setya Santoso - Okezone

JAKARTA - Pemerintah berencana akan membuat ketentuan yang memperbolehkan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) membuat kesepakatan harga jual gas dengan konsumennya.

"Kami berharap positif terhadap rencana tersebut. Setidaknya, ketentuan itu memungkinkan kami (PGN) bisa menentukan harga Gas di pasar dan sehingga kinerja keuangan kami bisa lebih baik karena harga jual gas bisa disesuaikan," ujar Sekertaris Perusahaan PGN Heri Yusuf, saat dihubungi okezone di Jakarta, Rabu (6/8/2008) pagi.

Selain itu, tambahnya, perseroan juga bisa memperoleh revenue yang optimal dari kenaikan harga bahan bakar tersebut.

Namun, PGN memangkas perkiraan jumlah produksi dari semula 730 juta kaki kubik per hari (million metric standard cubic feet per day/MMscfd) menjadi 600 MMscfd lantaran belum selesainya jalur pemipaan ke PLTG Muara Tawar.

"Terlambatnya penyelesaian pemipaan tersebut adalah salah satu dari beberapa hal yang menyebabkan perseroan memangkas target penjualan gas. Kemudian, masalah lainnya adalah kesiapan pelanggan gas PGN, sehingga menyebabkan serapan gas yang kami jual juga tidak sesuai target," jelasnya.

"Jika dirata-ratakan, jatuhnya di angka 600 mmbtu. Angka itulah yang kami jadikan target penjualan selama 2008," tambahnya. (rhs)

o1 o2

Berita Lain

o3 o4