JAKARTA - Ekspor timah batangan diprediksi akan mengalami kenaikan sampai USD1,7 miliar di akhir 2008, karena tingginya harga timah membuat ekspor meningkat.
"Harga timah batangan saat ini mencapai USD23.450 per ton, sedangkan tahun 2006 lalu hanya USD6 ribu per ton," kata Direktur Ekspor Produk Pertambangan dan Industri Departemen Perdagangan (Depdag) Agus Tjahjana, di Jakarta, Rabu (6/8/2008).
Menurut Agus, volume ekspor timah Januari-Juli 2008 mencapai 56.303,42 ton dengan total nilai mencapai USD1,085 miliar. Dia memaparkan, Singapura dan Malaysia menjadi dua negara tujuan ekspor. Di mana volume ekspor masing-masing adalah 48.480 ton 5.775 ton. "Untuk volume ekspor kemungkinan tidak akan meningkat namun dari segi nilai akan naik sebab harga komoditas tersebut memang sedang tinggi di pasaran,"tandasnya.
Sementara itu, pengamat ekonomi Ikhsan Mojo mengatakan pengusaha tambang timah harus mengantisipasi tingginya harga komoditas tersebut.
Ikhsan menyebutkan harga bahan tambang termasuk timah bisa turun setiap saat. Apalagi, lanjutnya, harga minyak mentah saat ini mengalami penurunan. "Harga bahan tambang itu seperti timah akan mengikuti pergerakan harga minyak mentah," ujarnya.
(Eko Budiono /Sindo/ade)