Fiskal & Moneter


Investor Asing Berbondong-Bondong Inginkan SUN

Kamis, 7 Agustus 2008 - 13:27 wib
text TEXT SIZE :  
Foto: Corbis

JAKARTA - Tertahannya suku bunga Fed Rate menguntungkan posisi pemerintah Indonesia dalam menerbitkan obligasi negara. Apalagi Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuannya menjadi sembilan persen.

"Yield spreadnya dengan asing bagi bond kita menjadi lebih menarik. Asing berbondong-bondong (masuk)," kata Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Departemen Keuangan Rahmat Waluyanto, di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (7/8/2008).

Situasi baik ini, kata dia, belum termasuk dengan turunnya harga minyak dunia. Menurut Rahmat, hal ini membuat APBN Perubahan 2008 menjadi semakin aman. "Berarti APBN aman," ujarnya.

Rahmat mengatakan, bagi penerbitan obligasi negara, situasi ini semakin memperingan biaya penerbitan. Apalagi, separuh lebih target Surat Berharga Negara (SBN) sudah diterbitkan, dan masih banyak instrumen yang belum diterbitkan seperti Surat Berharga Negara Syariah (SBSN) lokal dan global, serta Obligasi Ritel Indonesia (ORI) seri 005. (Muhammad Ma'ruf/Sindo/rhs)