JAKARTA - Biro Pemeriksaan dan Penyidikan Bapepam-LK mulai menelusuri perdagangan saham semu dan manipulasi pasar di Bursa Efek Indonesia(BEI).
"Kita masih melakukan pemeriksaan, yang terlibat ada beberapa perusahaan sekuritas. Kita sudah panggil tiga orang dari satu perusahaan sekuritas," jelas Kepala Biro Pemeriksaan dan Penyidikan Wahyu Hidayat di Jakarta, Kamis (7/8/2008).
Wahyu mengaku belum bisa men-disclose nama perusahaan tersebut, pasalnya dugaan adanya praktik perdagangan semu atau manipulasi pasar masih ditelusuri. Penelusuran tersebut, kata dia, dilakukan untuk membongkar persekongkolan dalam menaikkan harga saham.
Beberapa cara untuk menemukan fakta, kata dia, diantaranya dengan melacak rekening dan memeriksa dokumen-dokumen milik investor. "Selain memeriksa perusahaan sekuritas, kita juga memanggil investor. Dan kita berharap publik melapor jika menemukan transaksi yang tidak wajar," ungkapnya.
Selama ini, bapepam masih menggunakan laporan BEI untuk mengungkap adanya transaksi yang mencurigakan. Sementara itu, beberapa waktu lalu BEI mengungkapkan praktik unusual market activity (UMA) PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM).
BEI mencatat terjadinya peningkatan harga dan aktivitas transaksi saham SMSM diluar kebiasaan dibandingkan periode sebelumnya.
Sehubungan UMA atas saham SMSM, BEI terus melakukan pencermatan atas perkembangan harga dan transaksi sahamnya. "Kita telah meminta konfirmasi ke perusahaan, dan kita minta investor mengkaji kembali rencana corporate action perusahaan," imbuh Dirut BEI Erry Firmansyah.
(Setiawan Ananto/Sindo/ade)