JAKARTA - Hingga kini masih terdapat satu dari 33 provinsi yang belum yakni Provinsi Kalimantan Tengah yang hingga kini belum melakukan pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT).
"Sedangkan dari 440 kota atau kabupaten yang sudah melakukan pembayaran sebanyak 358 atau 81,36 persen," ujar Menkominfo Mohammad Nuh, berkait dengan hasil terkini proses pembayaran atau pencairan BLT yang sudah dimulai sejak akhir Mei lalu dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu (9/8/2008).
Dalam penjelasannya, dari 19,01 juta rumah tangga sasaran (RTS) yang berkah menerima bantuan BLT, sebanyak 13,1 juta telah melakukan pencairan atau sekitar 69 persen dengan total dana yang telah dicairkan sebesar Rp 3,9 triliun.
Data realisasi tersebut belum ditambah dengan realisasi manual yang memang belum dilakukan scanning kartu, yang mencapai 300 ribu lebih RTS, sehingga jika ditotal jumlah keseluruhan yang telah melakukan pembayaran atau pencairan lebih dari 69 persen.
Sementara hingga Jumat 98 Agustus siang kemarin, jumlah kartu yang dinyatakan batal karena RTS tidak dikenal, kartu ganda, pindah alamat, meninggal dunia dan sudah mampu dari sebelumnya berjumlah 753.144.
"Pihak kantor pos berjanji dalam waktu beberapa minggu lagi akan dapat menyelesaikan proses pencairan yang hingga kini masih tertunda," ujarnya.
Ada beberapa alasan di antaranya, masih dalam proses verifikasi data, adanya keinginan untuk melakukan pencairan secara kolektif dan lainnya. Terhadap permintaan pembayaran kolektif, pihak PT Pos Indonesia belum dapat memberikan keputusan dan akan menyampaikan kepada Tim Pusat BLT berhubung cara tersebut menyimpang dari ketentuan yang ada.
(rhs)