o1 o2

Economy - Sektor Riil


Wapres Tinjau Perkebunan Kakao di Sulawesi Barat

Minggu, 10 Agustus 2008 - 10:38 wib
text TEXT SIZE :  
Lamtiur Kristin Natalia Malau - Okezone

MAMUJU - Wakil Presiden Jusuf Kalla meninjau perkebunan kakao di Sulawesi Barat, Minggu (10/8/2008). Kunjungan kerja dilakukan lantaran merosotnya mutu dan produksi kakao di Sulawesi.

Saat ini, 63 persen total produksi nasional kakao berasal dari Sulawesi, dengan luas lahan perkebunan 913 hektare dari 1,6 juta lahan kakao nasional.

Dalam kunjungan hari kedua ke Sulawesi, Wapres juga akan memimpin rapat khusus dengan enam gubernur di kepulauan ini. Selanjutnya, Wapres akan meresmikan Pencanangan Gerakan Percepatan Produksi dan Mutu Kakao Nasional.

Enam gubernur yang dijadwalkan hadir antara lain, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Sulawesi Barat Anwar Adnan Saleh, Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam, Gubernur Sulawesi Tengah HB Paliudju, Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang, serta Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad.

Rapat teknis ini merupakan tindak lanjut dari rapat Percepatan Produksi dan Mutu Kakao pada 6 Agustus 2008 lalu. Akibat serangan hama hebat, produksi kakao Sulawesi merosot. Sekira 50 persen atau 450 ribu hektare lahan perkebunan mengalami kerusakan.

Adapun 72 ribu hektare di antaranya rusak berat sehingga memerlukan pembersihan dan penggantian pohon total, 250 ribu hektare rusak sedang yang memerlukan rehabilitasi sambung samping, sementara selebihnya akan diintensifikasi.

Kerusakan tersebut ditaksir menyebabkan kerugian Rp3,5 triliun per tahun akibat hilangnya produksi. Sedangkan untuk 72 ribu hektare lahan kakao yang akan diremajakan, pemerintah menyiapkan benih jagung gratis sebagai kompensasi.

Jagung tersebut diharapkan bisa ditanam di sela-sela lahan kakao hingga tiga tahun ke depan. Selain itu, pemerintah rencananya akan menyiapkan benih kakao gratis yang tahan terhadap hama. (ade)

 Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda?
Share
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini di http://m.okezone.com
o1 o2
o1 o2

0 komentar

[+lihat komentar]


o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

o3 o4