Sektor Riil


Depdag Optimistis Pertumbuhan Ekspor Naik 14%

Senin, 11 Agustus 2008 - 15:04 wib
text TEXT SIZE :  
Nuria - Okezone

JAKARTA - Departemen Perdagangan (Depdag) optimistis pertumbuhan ekspor hingga akhir 2008 tetap seperti proyeksi awal atau mencapai 12-14 persen, meski harga pangan global semakin turun.

Hal tersebut dikemukakan Mendag Mari Elka Pangestu, di sela Rapat Kerja (Raker) Depdag 2008 di Hotel Borobudur, Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (11/8/2008).

Sementara untuk komoditas yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan eskpor yakni nilai ekspor CPO. Sedangkan komoditas lain tidak berdampak signifikan, contohnya karet.

"Tentu yang akan sangat terpengaruh adalah nilai ekspor dari kelapa sawit. Tapi di luar itu, tidak seperti itu. Seperti karet memang pertumbuhan ekspornya tinggi sekira 38 persen. Tapi menurut saya karet tidak akan terlalu turun harganya," tambahnya.

Meskipun saat ini harga CPO global turun menjadi USD800 per ton dari USD110 per ton, pertumbuhan eskpor CPO masih bisa didorong dari peningkatan volume CPO. "Tapi kan bisa terjadi peningkatan volume. Itu juga yang akan terjadi dengan kelapa sawit. Jadi kami tetap optimistis pertumbuhan eskpor minimal 12-14 persen.

Selain itu, realisasi investasi di berbagai bidang dan relokasi ekspor terutama dari industri sepatu juga akan menjadi faktor yang mendorong pertumbuhan ekspor tersebut.

"Yang penting adalah menjaga iklim investasi. Yang paling pokok hambatan infrastruktur terhadap industri dan eskpor. Apakah itu keberadaan listrik, jalan yang lancar, pelabuhan yang tidak macet. Ini hal yang harus difasilitasi," urainya. (ade)

o1 o2

Berita Lain

o3 o4