JAKARTA - Menteri perdagangan Mari Elka Pangestu memahami produk dalam negeri sering kalah bersaing dengan produk impor.
Namun, faktor keberadaan produk lokal sebanyak 70-80 persen di pasar merupakan salah satu pemicu untuk meningkatkan daya saing produk lokal.
Adapun kampanye cinta produk dalam negeri juga menjadi cara jitu untuk meningkatkan penggunaan produk lokal.
"Kampanye aku cinta produk dalam negeri itu naik turun tidak hanya sekedar kampanye dan proyek tapi benar-benar membangkitkan produk dalam negeri," katanya kepada wartawan di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (11/8/2008).
Mari menilai Indonesia terbilang beruntung karena dalam kondisi yang tidak menentu masih memiliki pasar yang besar untuk dimanfaatkan.
"Daya saing bukan hanya eskpor. Kita harus bisa memanfaatkan dan meningkatkan daya saing di dalam negeri. Memang benar seringkali produk kita tidak mampu bersaing dengan produk murah dari Tiongkok," jelasnya.
(ade)