Fiskal & Moneter


Laporan Keuangan Perusahaan Lebih Bagus dari K/L

Rabu, 13 Agustus 2008 - 08:14 wib
text TEXT SIZE :  
Mochammad Wahyudi - Okezone

JAKARTA - Tidak ada alasan bagi sebuah perusahaan bisa gagal dalam membuat laporan keuangan yang terbaik. Karena, dilihat dari sudut manapun, sebuah perusahaan memiliki daya dukung yang lebih baik ketimbang pemerintah (kementerian lembaga (k/L)).

"Saya membayangkan untuk perseroan yang scopenya mungkin jauh lebih jelas, governancenya tidak perlu repot-repot karena sudah banyak contoh governancenya yang baik serta rambu-rambu maupun standar akuntasinya sudah relatively well establish. Maka seharusnya laporan keuangan yang dibuat oleh perusahaan itu jauh lebih baik ketimbang pemerintah," ucap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, saat memberikan sambutan dalam acara Annual Report Award 2007, di Jakarta, Rabu (3/8/2008) malam.

Atau dengan kata lain, tidak ada alasan untuk sebuah institusi seperti perusahaan tidak bisa membuat laporan keuangan yang lebih memadai.

Secara lebih konkret, Sri Mulyani kemudian memberikan komparasi dari sisi sumber daya manusia (SDM). Dengan dana besar yang dimiliki, perusahaan bisa memekerjakan tenaga akuntan terbaik dengan harga yang cukup kompetitif. Berbanding terbalik dengan pemerintah yang justru mengalami kelangkaan tenaga akuntan yang andal.

"Saya pernah dapat keluhan dari Mendiknas mengenai kesulitan stafnya yang sekarang harus menjadi satker dalam mengelola keuangan dan membuat laporannya sesuai dengan standar akuntansi pemerintah, karena tidak mempunyai pengetahuan kompetensi," ucap Menkeu.

Namun demikian, ia menekankan, bagaimana ditengah kesulitan dan kerumitan itu, pemerintah masih tetap berusaha untuk membuat laporan keuangan yang paling baik. Meskipun, pada akhirnya opini BPK menyebut laporan keuangan pemerintah masih disclaimer. (rhs)