JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) tidak menjadi bagian dari penerima Annual Report Award (ARA) 2007 kategori BUMN keuangan listed. Hal itu membuat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tidak tahan untuk menyindir.
Maklum, yang menjadi penerima ARA 2007 kategori BUMN keuangan listed adalah Bank Negara Indonesia (juara I), Bank Mandiri (juara II) dan Bank Ekspor Indonesia (juara III).
"Nanti, saya akan tanya Pak Sofyan Baasyir, BRI ke mana kok bisa kalah," sindirnya saat memberi sambutan dalam acara ARA 2007, di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (12/8/2008) malam.
Sri Mulyani khawatir, seiring dengan makin membesarnya BRI, malah justru menyulitkannya untuk semakin menunjukkan kinerjanya yang bagus. Untuk itu, dia menaruh harapan kalau BRI menunjukkan kecakapannya pada tahun-tahun mendatang.
Tidak hanya BRI, tapi juga dua bank plat merah lainnya, seperti BNI dan Mandiri diharapkan tetap menunjukkan konsistensinya.
"Kalau perlu ketiganya menjadi juara satu. Karena bayangannya nanti juri mengatakan kualitasnya sama-sama baik sehingga ketiganya jadi juara, lalu ke mana BEI? BEI nantinya akan diubah menjadi lembaga pembiayaan," canda Menkeu yang disambut dengan tawa oleh sebagian besar undangan.
Terlepas dari itu, Menkeu mengucapkan selamat atas prestasi yang telah ditorehkan semua pemenang dalam setiap kategori. Ia berharap, kualitas dari setiap laporan keuangan mesti terus diperjuangkan. Karena itu, nantinya akan bermuara pada tata kelola perusahaan yang semakin baik.
"Saya berharap berdasarkan norma-norma yang sudah diadopsi di tingkat regional dan internasional, kita semua bisa berbenah diri dan pada akhirnya bisa memperbaiki keseluruhan governance yang bisa mengangkat Indonesia untuk bisa menjadi negara yang bisa dianggap bermartabat dan dihormati," ucapnya.
(ade)