Finance


JP Morgan Tekan Indeks Wall Street

Rabu, 13 Agustus 2008 - 08:59 wib
text TEXT SIZE :  
Candra Setya Santoso - Okezone

NEW YORK - Wall Street menunjukan wajah bearish-nya, setelah untuk kesekian kalinya sektor keuangan meruntuhkan kepercayaan investor sehingga membuat bursa AS itu tak berdaya.

Kabar tak mengenakkan yang direspons negatif Wall Street itu berasal dari JP Morgan Chase & Co dan sejumlah lembaga keuangan lainnya.

JP Morgan Chase beserta beberapa lembaga keuangan Selasa 12 Agustus waktu setempat, melaporkan kerugian cukup besar. Kabar itu bagai petir di siang bolong, karena kembali mengingatkan kepada para investor bahwa krisis kredit sebenarnya belum teratasi di perekonomian terbesar dunia itu.

Akibat dari runtuhnya kepercayaan pasar terhadap sektor keuangan Amerika, indeks Dow Jones rontok hampir 140 poin.

Kabar terbaru yang menjadi barometer bahwa sektor perbankan dan pialang masih dilanda masalah adalah ketika JP Morgan Chase menyatakan, mereka menderita kerugian USD1,5 miliar dari bisnis sekuritas berbasis hipotek dan juga dari sektor kredit pada kuartal saat ini.

Sementara itu, kinerja saham Goldman Sachs Group Inc terkulai setelah sejumlah analis menurunkan peringkat lembaga itu dan ditambah lagi dengan revisi estimasi pendapatan untuk bank investasi itu.

Selain itu, UBS, bank terbesar Swiss, juga ikut-ikutan menyumbang kegalauan di pasar setelah melaporkan kerugian lebih dalam lagi dan kehilangan aset senilai USD5,1 miliar selama kuartal kedua tahun ini.

Jadi dengan merahnya Wall Street kemarin, dipastikan bursa global akan terseret, pada perdagangan Rabu (13/8/2008) ini, tidak terkecuali Bursa Efek Indonesia (BEI) yang kemarin ambruk lebih dari 76,34 poin akibat tekanan jual dari hampir seluruh saham yang diperdagangkan menyusul sentimen negatif dari runtuhnya harga minyak dunia yang mengguncang saham-saham tambang dan komoditas lainnya. (rhs)

o1 o2

Berita Lain

o3 o4