Sektor Riil


Kenaikan BBM Bersubsidi Tak Berpengaruh

Kamis, 14 Agustus 2008 - 16:41 wib
text TEXT SIZE :  

JAKARTA - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan menilai laju pertumbuhan ekonomi kuartal II-2008 tidak terpengaruh oleh kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada akhir Mei lalu.

"Jangan lupa kenaikan BBM itu terjadi pada akhir Mei. Kalau dari April-Mei masih oke, karena kuartal I-2008 mulai dari April-Juli, kan kenaikan BBM diakhir Mei. Juni sebenarnya surprise BBM aja, tapi pertumbuhan masih ok, gairah ekonomnya masih kencang," ujar dia di Gedung Bappenas, Jakarta, Kamis (14/8/2008).

Menurut Rusman, pertumbuhan ekonomi kuartal ke II-2008 terdorong oleh peningkatan realisasi investasi dan kinerja ekspor nonmigas yang positif seiring kenaikan harga komoditas di pasar global. "Secara sektoral, pertumbuhan ekonomi disumbangkan oleh sektor pertambangan yang booming, transportasi telekomunikasi, perdagangan, dan industri yang tetap tumbuh meski belum seperti yang kita harapkan," tandasnya.

Data BPS menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2008 mencapai 6,39 persen secara year on year (YoY), lebih tinggi dari triwulan I-2008 yang sebesar 6,32 persen (YoY). Sehingga secara kumulatif sampai semester I-2008 pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada besaran 6,36 persen. (Zaenal Muttaqin /Sindo/ade)

o1 o2

Berita Lain

o3 o4