Sektor Riil


Krisis Listrik Jawa-Bali Tuntas Pertengahan 2009

Jum'at, 15 Agustus 2008 - 11:14 wib
text TEXT SIZE :  
Mochammad Wahyudi - Okezone
ist

JAKARTA - Pemerintah menjanjikan krisis listrik Jawa-Bali akan tuntas pada pertengahan 2009. Upaya yang dilakukan antara lain dengan peningkatan kapasitas pembangkit listrik.

Penyelesaian krisis listrik ini merupakan bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur. Pemerintah meningkatkan anggaran untuk infrastruktur sebesar 165 persen menjadi Rp58 triliun pada 2008 dari sebesar Rp21,9 trilin pada 2005.

"Program 10 ribu mw diharapkan secara bertahap akan menghilangkan krisis pasokan listrik. Mulai pertengahan 2009 krisi listrik Jawa-Bali akan mulai teratasi. Proram ini juga diharapkan akan mengurangi ketergantunagn PLN terhadap BBM, rasio elektrifikasi pun dapat meningkat," sebut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Hal itu dikatakan dia dalam Pidato Kenegaraan Presiden RI dan Keterangan Pemerintah atas RUU APBN 2009 di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (15/08/2008). Saat ini, tambah Presiden, rasio desa berlistrik telah mencapai sebesar 91,9 persen.

Selain itu, penambahan anggaran infrastruktur, menurut Presiden, memungkinkan penyelesaian beberapa proyek besar seperti jembatan Suramadu (Surabaya-Madura), Bandara Kuala Namu di Sumatra Utara, dan Bandara Hasanuddin.

"Bahkan desain dan pembangunan kedua bandara tersebut menggunakan sumber dana dalam negeri dan tenaga ahli bangsa sendiri," tandasnya. (jri)

o1 o2

Berita Lain

o3 o4