Agung Laksono, fot: Corbis
JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Agung Laksono meminta pemerintah untuk lebih memperhatikan harga minyak mentah dunia yang akhir-akhir ini cenderung turun.
Pasalnya, gejolak harga minyak yang saat ini tengah menurun dan berada di posisi USD115 per barel, membuat adanya perubahan asumsi.
"Ini karena asumsi APBN sangat terkait harga minyak dunia. Tapi pemerintah tidak perlu terlalu reaktif untuk menentukan harga dalam negeri," ujarnya dalam pidatonya Sidang Paripurna dengan agenda Pidato Kenegaraan Presiden RI Dalam Rangka HUT RI ke 63 sekaligus pengajuan Rancangan APBN tahun anggaran 2009, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2008).
Para anggota DPR berharap pemerintah dapat menentukan harga minyak sesuai level realistis dan bercermin dengan kondisi tahun 2008.
"Pemerintah harus lebih tajam memperhatikan gejolak harga," tegasnya.
(ade)