Finance


Pefindo Mulai Kaji Kinerja Emiten Lapis Kedua

Jum'at, 15 Agustus 2008 - 18:01 wib
text TEXT SIZE :  

JAKARTA - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menargetkan layanan pengkajian kinerja emiten-emiten berkapitalisasi kecil dan menengah terlaksana bulan depan. Untuk tahap awal, Pefindo menargetkan minimal 200 emiten terjaring jasa terbaru ini.

"Semakin banyak emiten yang ikut dapat semakin meningkatkan likuiditas saham-saham berkapitalisasi kecil di pasar modal," ujar Director Pefindo Yose Rizal saat di Jakarta, Jumat (15/8/2008).

Saat ini terdapat 392 emiten terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), 326 diantaranya berkapitalisasi kecil atau di bawah Rp5 triliun.

Emiten-emiten tersebut hanya menyumbang sekira 15 persen terhadap transaksi harian di lantai bursa. Sebanyak 85 persen transaksi di bursa dikontribusi oleh sekira 40 persen emiten-emiten besar.

Yose mengatakan, saham berkapitalisasi kecil cenderung tidak aktif ditransaksikan karena dinilai tidak semenarik emiten-emiten besar. Padahal berdasarkan riset Pefindo, 80 persen dari 326 emiten lapis kedua tadi masih mampu membukukan laba dengan arus kas (cash flow) yang positif. Bahkan, sekira 85 persen di antaranya masih terus berekspansi.

"Pelaku pasar hanya tidak tahu saja," kata Yose. Sebab itu, per enam bulan sekali, Pefindo akan memasok informasi seputar emiten-emiten berkapitalisasi kecil dengan mempertimbangkan fundamental atau kinerja mereka.

Informasi tersebut akan dilengkapi dengan harga referensi saham sebagai patokan bagi pelaku pasar. Pefindo baru bekerja setelah ada permintaan yang masuk dari emiten. Atas jasa ini, Pefindo akan mengutip sejumlah biaya kepada emiten-emiten tersebut.

Namun, sejak dipublikasikannya jasa terbaru ini, 24 Juli lalu, Pefindo belum menetapkan besaran biaya yang akan dikutip. Yose mengatakan, nominalnya masih dibahas antara Pefindo, pihak BEI, dan Asosiasi Emiten Indonesia. "Kita akan upayakan agar seringan mungkin," kata Yose.  (Meutia Rahmi /Sindo/ade)

o1 o2

Berita Lain

o3 o4