ekonomi global


Irak bebaskan Kontrak Minyak Jangka Pendek

Senin, 18 Agustus 2008 - 12:27 wib
text TEXT SIZE :  
Nuria - Okezone
ist

BAGHDAD - Pemerintah Irak akan membebaskan rencana penandantanganan kontrak jangka pendek dengan perusahaan minyak asing.

Demikian dikemukakan seorang Senior Diplomat AS di Baghdad, seperti dilansir Forbes, Senin (18/8/2008).

"Kelihatannya di lampiran pemerintah Irak mungkin tidak akan memproses kontrak tersebut," ujar Koordinator Ekonomi Irak di Kedubes AS yang berada di Baghdad, Charles Ries.

"Namun, menurut saya sejumlah perusahaan akan melanjutkan diskusi tersebut meski tidak terang-terangan. Perusahaan juga tidak berpikir bahwa ini adalah waktu yang baik bagi mereka," lanjutnya.

Irak telah bernegoisasi untuk enam tawaran. Negosisasi ini untuk kontrak jangka pendek dengan perusahaan minyak internasional, yang masing-masing senilai USD500 juta. Penandatangan seharusnya dilakukan awal tahun.

Enam perjanjian jangka pendek itu terdiri dari Royal Dutch Shell, BHP Billiton, BP, Exxon Mobil, Chevron, dan konsorsium Anadarko, Vitol dan Dome.

Ries mengatakan Anardako dan partnernya telah meninggalkan diskusi dengan pemerintah Irak. Kontrak jangka pendek ini akan diikuti kontrak jangka panjang. (jri)

o1 o2

Berita Lain

o3 o4