Finance


Saham Komoditas Rawan Tekan IHSG

Rabu, 20 Agustus 2008 - 08:45 wib
text TEXT SIZE :  

JAKARTA - Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (20/8/2008), diprediksi kembali akan mengalami pelemahan. Saham-saham sektor komoditas masih menjadi pendorong penurunan tersebut.

"Saya kira hari ini IHSG masih melanjutkan pelemahannya," kata Head of Riset Anugerah Securindo Asep Subroto, di Jakarta.

Menurutnya, penurunan indeks hari ini masih dipicu terkoreksinya saham-saham komoditas berbasis energi dan metal. Adapun kondisi tersebut disebabkan kecenderungan masih melemahnya harga minyak mentah dunia. Bahkan dia memprediksi dalam jangka pendek harga minyak mentah dunia akan terus merosot hingga ke level USD90 - 100 per barel.

Asep memprediksi pergerakan IHSG pada hari ini akan berada di level 1.980 poin untuk support dan 2.000 poin untuk resistance. Adapun untuk rekomendasi saham pilihan Asep tidak berani merekomendasikannya. Dia justru menyarankan agar pelaku pasar menghindari saham -saham pertambangan, dan perkebunan. "Yang masih punya portofolio sebaiknya hold dulu sampai pasar tidak bergerak volatile," katanya.

Berbeda diungkapkan Asep, analis BNI Securities Muhammad Al Fatih menilai IHSG pada perdagangan hari ini memiliki potensi menguat. "Kami prediksi ada peluang berbalik arah (rebound) meskipun kenaikannya terbatas (side ways)," katanya.

Menurutnya, peluang berbalik arah tersebut disebabkan penurunan IHSG dalam dua bulan terakhir sudah mencapai batas support. Hal tersebut didukung jenuhnya aksi jual saham-saham sektor komoditas. "Jadi mungkin akan naik," katanya.

Dia memprediksi indeks bergerak di kisaran 2.035 - 2.100. Namun jika batas support 2.035 tidak mampu menahan pelemahan IHSG, maka support bawah kedua akan berada di level 1.980.

Meski demikian Al Fatih yakin sejumlah saham pilihan masih layak untuk diakumulasi seperti PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Astra International Tbk (ASII) dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS). Adapun terkoreksinya indeks pada perdagagan kemarin dipicu menurunnya saham-saham sektor pertambanganm, perkebunan, perbankan dan telekomunikasi.

Pada perdagangan kemarin IHSG turun 42,650 poin (2,05 persen) menjadi 2.042,498 yang merupakan posisi terendah di 2008. Sebelumnya level terendah tahun ini terjadi pada 12 Agustus 2008 di posisi 2.057,579. (Whisnu Bagus /Sindo/rhs)

o1 o2

Berita Lain

o3 o4