JAKARTA - PT Pamapersada Nusantara yang merupakan anak perusahaan dari PT United Tractors Tbk (UNTR) berpotensi kehilangan pendapatan USD9,72 juta-10,8 juta (setara dengan Rp98,4- 99,3 miliar).
Potensi kehilangan tersebut karena penutupan lokasi tambang PT Kaltim Prima Coal (KPC). Jumlah batu bara yang dikeruk oleh kontraktor pertambangan Pamapersada dari tambang tersebut berkurang 540 ribu ton pada akhir tahun ini menjadi 5.9 juta ton karena penyegelan lokasi tambang pit Pelikan, Kaltim oleh polisi.
Sementara itu seperti dikutip Buletin Ciptadana, Rabu (20/8/2008), UNTR dikabarkan akan merampungkan akuisisi tambang batu bara di Kalimantan Tengah pada September 2008.
Nilai akuisisi tambang lebih rendah dari nilai akuisisi PT Tuah Turangga Agung yang mencapai USD115,57 juta. Tambang batu bara yang akan diakuisisi masih merupakan tambang greenfield yang belum berproduksi.
(rhs)