Fiskal & Moneter


Kemenneg BUMN Tarik RDI untuk Setoran BUMN Rp1 T

Jum'at, 22 Agustus 2008 - 15:28 wib
text TEXT SIZE :  
Candra Setya Santoso - Okezone

JAKARTA - Kementerian Negara BUMN akan mengandalkan privatisasi dan penarikan utang Rekening Dana Investasi (RDI) guna memenuhi target setoran BUMN 2009 sebesar Rp1 triliun.

"Untuk 2009, angka setoran tersebut masih draf awal karena masih akan di bahas di DPR," ujar Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil di Kantor Kemenneg BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (22/8/2008).

Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat penyampaian Nota Keuangan dan RAPBN 2009 pekan lalu, Jumat (15/8/2008), pernah mengatakan, pemerintah menargetkan setoran privatisasi dari BUMN mencapai Rp1 triliun pada 2009.

Menurut Sofyan, dana privatisasi tersebut tidak semata-mata untuk pembiayaan APBN, tetapi juga mendukung pengembangan perusahaan. Adapun metode utama privatisasi adalah melalui penawaran umum di pasar modal.

Namun, Meneg BUMN enggan menyebutkan nama-nama BUMN yang paling memungkinkan untuk di lepas pada 2009.

Sementara itu, Sekretaris Menteri Negara BUMN Said Didu menambahkan, pemerintah mengusulkan setoran dividen BUMN dalam RAPBN 2009 sebesar Rp35 triliun, naik dari target pada APBNP 2008 Rp31 triliun.

"Pada 2008 pemerintah menargetkan total laba BUMN Rp18,2 triliun, meningkat 13,4 persen dari 2007 sebesar Rp17,2 triliun," ujar dia.

Setoran dividen 2009, kata dia, sekira 53 persen akan dikonstribusikan dari BUMN sektor energi seperti tambang dan Migas. Sedangkan sektor perbankan menyumbang sekitar 12,9 persen. (ade)