CRAWFORD, TEXAS - Presiden Amerika Serikat George W Bush menyalahkan para petinggi Kongres dari Partai Demokrat, terkait tingginya biaya bahan bakar.
Hal ini membuatnya memperbaharui kebijakan ekspansi pengeboran lepas pantai demi meningkatkan cadangan minyak AS.
"Untuk mengurangi tekanan harga, kita perlu meningkatkan cadangan minyak, khususnya yang diproduksi oleh domestik," ujar Bush dalam siaran sebuah acara radio mingguan, seperti dikutip dari Associated Press, Minggu (24/8/2008).
Anggota Kongres dari Partai Demokrat memang menyambut masa reses di bulan Agustus 2008, tanpa ada solusi untuk menghadapi peningkatan harga bahan bakar.
Sementara itu, dalam penawarannya untuk memaksakan voting terkait pengeboran minyak lepas pantai, anggota Kongres dari Partai Republik menolak proposal yang diajukan oleh Demokrat.
Bush menyarankan untuk menggunakan cadangan minyak nasional demi menahan spekulasi harga, dan mewajibkan segenap perusahaan minyak untuk mengebor emas hitam pada tanah-tanah pemerintah yang telah siap digarap.
Menurutnya, AS hanya mendukung ekspansi pengeboran minyak di area yang masuk ke dalam rak kontinental sebelah luar. Selain berkontur dangkal, tanah yang miring dan hanya berjarak beberapa mil antara garis pantai dan laut dalam, membuat kawasan ini cukup efisien untuk digarap.
Sementara untuk pengeboran di lahan baru, pemerintah AS hanya memberi izin pada daerah perairan pusat di Teluk Barat Meksiko dan Alaska.
(ade)
ekonomi global
Harga Minyak Tinggi, Bush Salahkan Demokrat
Minggu, 24 Agustus 2008 - 13:41 wib
Berita Lain
-
Rabu, 15/10/2008 12:10
Cadangan Devisa China USD2 Triliun -
Rabu, 15/10/2008 12:10
Resesi Mengancam Jerman -
Rabu, 15/10/2008 11:10
The Fed: Ekonomi AS Akan Alami Resesi -
Rabu, 15/10/2008 09:10
BOJ Kembali Suntikkan 1,2 T Yen -
Rabu, 15/10/2008 08:10
Dow Jones Ditutup Terkoreksi 76 Poin