dok: daylife.com
BERLIN - Bank IKB Jerman dilaporkan telah berpindah tangan kepada perusahaan Amerika Serikat (AS), Lone Star. Bank asal Jerman yang juga menjadi korban dari krisis properti di AS itu dijual seharga 150 juta euro.
"Menurut informasi dari seorang sumber, nilai jualnya mencapai 150 juta euro (USD222 juta)," ungkap sebuah koran Jerman Die Welt seperti dikutip dari AFP, Minggu (24/8/2008).
Kabarnya, 91 persen saham bank yang pernah diselamatkan oleh KfW (bank pembangunan di Jerman) ini telah dipindahtangankan ke pihak Lone Star. Namun pihak perusahaan tidak mau menyebutkan, berapa sebenarnya nilai akuisisi yang mereka bayarkan.
Pihaknya hanya mengatakan, dana pembelian itu tidak kurang dari tiga digit juta euro. Artinya, kemungkinan hanya berkisar antara 100-300 juta euro.
Bank IKB Jerman sendiri merupakan sebuah bank yang banyak memberikan pinjaman kepada usaha kecil dan menengah yang berbasis di Dusseldorf. Para pengusaha UKM ini juga banyak menginvestasikan dananya pada instrumen sekuritas nan rentan terhadap krisis properti di AS.
Maka pada saat pasar properti di AS mulai jatuh, nilai investasi bank IKB Jerman pun ikut tergerus bersamaan dengan sejumlah bank lainnya di dunia. Bahkan, nilai kerugian yang mereka derita mencapai ratusan miliar dolar.
Di Eropa sendiri, Jerman memang merupakan salah satu pemilik ekonomi terbesar, dan IKB menjadi bank pertama serta terbesar yang merugi akibat krisis properti di AS. Untuk menjaganya agar tidak bangkrut, IKB sempat mendapat kucuran dana senilai miliaran euro dari pemerintah, KfW dan sejumlah penyandang dana di Jerman.
(ade)