Sektor Riil


Indonesia Harus Kembangkan Aset Strategis Domestik

Senin, 25 Agustus 2008 - 13:11 wib
text TEXT SIZE :  
Ayyi Ahmad Hidayah - Okezone
foto: Ibon/Sindo

JAKARTA - Dalam menghadapi pelambatan ekonomi dunia, para pelaku bisnis di Indonesia diharapkan lebih bisa mengembangkan aset-aset strategis nasional.

Selain akan memiliki nilai tambah, pengembangan aset strategis lokal juga bisa meminimalisir biaya produksi perusahaan. "Saya pikir ini merupakan langkah bisnis yang baik untuk dikembangkan," papar pakar pemasaran dunia dari Universitas Chicago GSB Prof Sanjay Dhar, dalam bincang-bincangnya di acara Platinum Workshop Series di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Senin (25/8/2008).

Adapun beberapa sektor bisnis potensial yang bisa dikembangkan oleh Indonesia di antaranya adalah produk komoditas, seperti misalnya kelapa sawit, jagung, kopi ataupun buah-buahan seperti nanas.

Di samping itu, Indonesia juga memberdayakan sektor tenaga kerja yang berlimpah. "Seperti kita ketahui, Indonesia memiliki penduduk yang banyak, dan tidak sedikit pula yang bekerja di luar negeri. Jika dikembangkan dengan baik, pastinya akan menjadi sektor bisnis baru yang potensial," ungkap Sanjay.

Sementara itu sektor lainnya yang potensial untuk dikembangkan adalah bank syariah, dengan penduduk muslim terbesar di dunia, pasar syariah akan menjadi ladang bisnis yang sangat menjanjikan di Indonesia.

Tetapi meski Indonesia memiliki banyak aset strategis yang dapat dikembangkan, pelaku bisnis lokal juga harus menciptakan unik poin tersendiri, sehingga dapat diterima dalam pasar internasional. "Jika itu sudah terbentuk, maka Anda tinggal mengembangkannya lebih baik lagi," tutup Sanjay. (ade)

o1 o2

Berita Lain

o3 o4