JAKARTA - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memproyeksikan laju inflasi tahun 2009 tidak akan terpengaruh oleh penyelenggaraan kegiatan Pemilihan Umum 2009.
Deputi bidang Ekonomi Kemeneg PPN/Bappenas Slamet Senoadji mengatakan, untuk mengantisipasi potensi inflasi tahun depan, pemerintah bakal memaksimalkan aspek distribusi dan stabilitas politik.
"Kuncinya di dua faktor itu, distribusi yang terjamin dan stabilitas politik. Dan itu, insya Allah bisa kita capai," ujar dia di Gedung Bappenas, di Jalan Taman Suropati, Jakarta, Senin (25/8/2008).
Menurut Slamet, pengalaman laju inflasi tahun 2005 tidak bisa disamakan dengan tahun 2009. Menurut dia, kegiatan pemilu 2004 tidak berkontribusi signifikan bagi laju inflasi. "Laju inflasi tahun tersebut lebih banyak disumbangkan oleh kenaikan BBM hingga dua kali," jelas dia.
Dalam nota keuangan dan RAPBN 2009, pemerintah memproyeksikan laju inflasi mencapai level 6,5 persen. Angka ini masih sama dengan perkiraan inflasi 6,5 persen pada tahun 2008.
(Zaenal Muttaqin /Sindo/ade)