JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Senin (25/6/2008), ditutup sedikit terpeleset. Namun, secara keseluruhan rupiah masih bergerak di kisaran yang sama dengan pekan lalu.
Rupiah pada awal pekan ini, ditutup melemah 10 poin ke posisi Rp9.165 per USD dibanding perdagangan Jumat 22 Agustus 2008.
Menurut Head Trading Bank Niaga Emanuel Kurniawan Kriswijayanto, rupiah tidak bergerak lincah karena pelaku pasar menanti lelang obligasi syariah atau sukuk yang dilakukan hari ini.
"Kabarnya, penawaran sukuk hingga Rp10 triliun. Itu artinya melebihi target penerbitan sukuk dan ORI 005 dengan total nilai Rp10 triliun," ujarnya kepada okezone, di Jakarta, Senin (25/8/2008).
Di samping itu, kalau penawaran yang masuk tidak diserap seluruhnya oleh Departemen Keuangan, maka dikhawatirkan investor akan kembali menukar rupiah dengan USD. "Akibatnya, rupiah rawan lemah lagi," imbuh Emanuel.
(rhs)