Fiskal & Moneter


Pertama Kali, Target ORI 005 Dipatok Rp6,225 T

Selasa, 26 Agustus 2008 - 12:45 wib
text TEXT SIZE :  
Mochammad Wahyudi - Okezone

JAKARTA - Semenjak pemerintah menerbitkan Obligasi Ritel Indonesia (ORI) 001 pada 2006, pemerintah tidak pernah mengumbar target penerbitan obligasi tersebut. Tapi tidak dengan ORI 005.

"Baru pertama kali target ORI diumumkan. Karena untuk ORI sebelumnya (001-004) alokasi target didasarkan kepada permintaan agen penjual. Sehingga pemerintah selalu mengakomodasi berapa pun yang diminta SPV," ujar Direktur Surat Berharga Negara Bhimantara Widyajala, di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (26/8/2008).

Menurut Bhimantara, untuk target ORI 004 itu sekira Rp13,45 triliun dan untuk ORI 005 targetnya sekira Rp6,225 triliun.

Diumumkannya target ORI 005 bukan karena peminatnya sampai dengan saat ini masih sepi. Melainkan, lanjutnya, sebagai upaya proaktif dan edukasi pemerintah kepada agen penjual.

Sampai dengan hari ketiga masa penawaran ORI 005, pemerintah telah mengirim surat resmi kepada agen pejual yang belum melaporkan penjual yang menjual di bawah dari target jumlah penawaran ORI mereka.  

Kendati demikian, pemerintah tidak akan menyalahkan agen penjual. Pemerintah menyadari kondisi pasar, di mana terjadi ketatnya persaingan likuiditas.

"Seperti contoh deposito yang menetapkan suku bunga yang tinggi. Namun kondisi ini justru akan dipakai pemerintah untuk melakukan penilaian terhadap agen penjual," paparnya. (rhs)