JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) sesi I kembali ditutup melemah, meski posisinya berada di level aman.
Hal tersebut dipicu oleh penurunan di seluruh sektor, di mana sektor perkebunan menjadi pemicu terbesar penurunan indeks siang ini.
Sesi I IHSG pada perdagangan Selasa (26/8/2008), ditutup melemah 23,38 poin atau 1,1 persen ke posisi 2.103,84. Sementara indeks LQ45 turun 6,17 poin ke posisi 435,44 dan Jakarta Islamic Indeks (JII) turun 5,04 poin ke posisi 346,97.
Hal ini juga disebabkan melemahnya bursa regional seperti Dow Jones yang turun 241,81 poin ke level 11.386,3.
Sedangkan volume perdagangan terpantau sebanyak 893 juta senilai Rp728 miliar. Saham yang ditutup menguat sebanyak 42 jenis saham, 106 jenis saham melemah, dan 47 jenis saham stagnan.
Saham-saham yang ditutup menguat atau top gainer, antara lain PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp150 ke posisi Rp10.800, PT Bank Ekonomi Raharja Tbk (BAEK) naik Rp130 ke posisi Rp1.780, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp100 ke posisi Rp25.550, dan PT Bentoel International Inv Tbk (RMBA) naik Rp90 ke posisi Rp700.
Saham-saham yang ditutup melemah atau top loser, antara lain PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp400 ke posisi Rp17.650, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) turun Rp350 ke posisi Rp5.450, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp200 ke posisi Rp7.000, dan PT Astra International Tbk turun Rp200 ke posisi Rp19.800.
(ade)