Sektor Riil


Bulog: Jelang Puasa, Harga Beras Stabil

Rabu, 27 Agustus 2008 - 18:01 wib
text TEXT SIZE :  
Share

JAKARTA - Hingga saat ini, harga beras menjelang puasa belum mengalami kenaikan seperti tahun sebelumnya. Direktur Utama Perum Bulog MustofaAbubakar mengatakan stabilnya harga beras itu disebabkan stok yang cukup.

"Harga beras di pasaran sangat stabil karena pasokan dari sejumlah daerah penghasil beras lancar," katanya di Pasar Induk Cipinang (PIC), Rabu (27/8/2008).

Mustofa mengatakan, sejauh ini pasokan rata-rata beras di PIC jauh di atas rata-rata yakni 2.900 ton. Biasanya, kata Mustofa, pasokan beras di PIC hanya mencapai 2.200 ton per harinya. Menurutnya, stabilnya harga beras itu juga akan berpengaruh terhadap harga komoditas pokok lainnya.

"Jika harga beras naik tentu saja harga bahan pokok lainnya juga akan naik," tegasnya.

Sementara itu, Dirut PT Food Station Tjipinang Sjamsul Hilataha menambahkan pasokan yang berlimpah di PIC sangat berpengaruh terhadap harga beras. Sjamsul mengakui akibat panen gadu di beberapa wilayah seperti Jawa Barat dan Jawa Tengah, pasokan beras meningkat. "Harga beras yang stabil ini sangat berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya,"tandasnya.

Sjamsul menyebutkan, tahun lalu harga beras sudah mengalami kenaikan sejak satu minggu menjelang puasa. Dia menilai permintaan beras masyarakat biasanya akan naik di bulan puasa yang disebabkan sejumlah kegiatan seperti pasar murah atau pembagian sembako.

Sedangkan salah seorang pedagang PIC Nellys Soekidi mengatakan, pemerintah harus memberikan data yang ril terkait pasokan beras. Menurutnya,dari pengalaman sebelumnya telah data yang diberikan pemerintah sering tidak akurat.

"Jangan sampai data yang diberikan pemerintah soal stok beras itu salah sehingga menjadi bumerang bagi pedagang dan masyarakat," katanya. (Eko Budiono /Sindo/rhs)

Share
o1 o2

Berita Lain

o3 o4