Sektor Riil


Intervensi Eropa Tekan Harga CPO RI-Malaysia

Kamis, 28 Agustus 2008 - 17:55 wib
text TEXT SIZE :  
Nuria - Okezone

JAKARTA - Turunnya harga CPO di Indonesia dan Malaysia, dinilai karena adanya intervensi dari negara-negara Eropa.

Padahal, Indonesia dan Malaysia bisa membentuk kartel untuk menentukan harga CPO. Pasalnya, jumlah suplai CPO Indonesia dan Malaysia ke negara lain lebih dari 85 persen.

"Indonesia dan Malaysia menyuplai lebih dari 85 persen CPO dunia. Kalau ada kerja sama (kartel), kita bisa mengatur harga. Tapi susah, karena kita bisa diadu Eropa. Kita lebih murah kalau Malaysia turunin harga. Itu bodoh," kata Ketua Dewan Pembina HKTI Siswono Yudohusodo, di seminar bertajuk Overcoming The Global Food Crisis, di Graha Niaga, Sudirman, Jakarta, Kamis (28/8/2008).

Meski Indonesia menolak ajakan Malaysia untuk kartel, setidaknya Indonesia dengan Malaysia kerjasama dengan Malaysia untuk menentukan harga CPO.

Hal ini diyakini akan menguntungkan produsen CPO kedua negara. "Kalo di Barat kuasai 40 persen saja sudah berani kartel, kaya minyak," pungkasnya. (ade)

o1 o2

Berita Lain

o3 o4