JAKARTA - Sampai kapanpun Indonesia tidak pernah bisa memproduksi bahkan berswasembada, terutama terigu yang mempunyai berbahan baku gandum.
"Saya melihat ada dua alasan, pertama yang sangat fundamental adalah gandum dan yang kedua dari sisi pengembangannya," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan, saat membacakan data Inflasi Agustus 2008, di Gedung BPS, Jakarta, Senin (1/9/2008).
Menurutnya, Indonesia pernah coba berkali-kali mengembangkan tanaman gandum. Tapi selalu tidak pernah memberikan prospek yang bagus. "Jadi apabila kita semakin dimanjakan oleh produk karbohidrat, misalnya tepung terigu maka kita akan semakin tergantung," imbuhnya.
Contoh lainnya, adalah kedelai. Roadmap produk kedelai, lanjut Rusma, direncanakan akan swasembada pada 2010, dan komoditi jagung pada 2009.
"Kalau komoditi daging dan telur ayam itu masih complicated, karena pengembangannya masih butuh teknologi dan pakannya sendiri masih impor," jelasnya.
(rhs)