JAKARTA - Departemen Keuangan dan Departemen Pendidikan akan membahas penggunaan alokasi anggaran pendidikan 2009, pada pekan ini.
Hingga saat ini kedua departemen serta departemen terkait belum memutuskan rincian alokasi anggaran pendidikan dalam RAPBN 2009 sebesar Rp224,4 triliun. Sebab, masih menanti pembahasan skenario penggunaan dana.
"Masih ada beberapa skenario yang akan diselesaikan. Nanti dibahas sebelum 8 September. Jadi belum tau dialokasikan buat apa saja," ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal Anggito Abimanyu, di Gedung Departemen Keuangan, Jakarta, Senin (1/9/2008).
Seperti diketahui, alokasi anggaran pendidikan yang diusulkan sebesar 20 persen atau Rp224,4 triliun dapat dipenuhi. Namun, penambahan itu mendorong kenaikan defisit pembiayaan hingga 1,9 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).
Meski harus memperbesar pembiayaan defisit, namun hal ini dilakukan sebagai upaya pemenuhan amanat konstitusi 1945 dan percepatan peningkatan sumber daya manusia.
(rhs)