Sektor Riil


Distribusi Tabung & Kompor Gas LPG Baru 40%

Selasa, 2 September 2008 - 18:11 wib
text TEXT SIZE :  
Share
ist

JAKARTA - Distribusi tabung dan kompor gas sebagai bagian dari program konversi minyak tanah ke gas baru mencapai 40 persen dari target distribusi selama 2008.

"Sejak akhir 2007 didistribusikan tabung dan kompor sebanyak 12 juta dan telah berhasil, tapi baru 40 persen dari target 2008," ungkap Direktur Utama Pertamina Ari H Soemarno usai rapat koordinasi konversi minyak tanah ke elpiji di kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (2/9/2008).

Meski distribusi itu baru mencapai 40 persen, namun jumlah penarikan minyak tanah bersubsidi sudah mencapai 60 persen.

"Tapi minyak tanah telah bisa kita tarik sebanyak 1,37 juta kilo liter dan pengisian elpiji sekitar 300.000 ton," ujar dia.

Artinya, sambung Ari, di daerah-daerah konversi seperti di Jabodetabek, penarikan minyak tanah telah selesai. "Sekarang diperluas ke wilayah lain, khususnya Jabar, Jateng, dan Jatim," ungkapnya.

Dikatakan Ari, jumlah minyak tanah yang ditarik dari daerah-daerah konversi melebihi perkiraan semula. Hal itu menunjukkan selama ini sebagian minyak tanah tidak dipergunakan untuk kebutuhan rumah tangga. "Sebagian minyak tanah sebesar hampir 35 persen, bahkan 40 persen, tidak dipakai untuk rumah tangga dan usaha kecil," jelas dia.

"Sejauh ini sudah didapat penghematan subsidi Rp7,7 triliun, dari penarikan minyak tanah dan pergantian ke elpiji. Dan bila dikurangi untuk biaya untuk tabung dan sebagainya, maka net penghematan sekitar Rp5,8 triliun sampai 1 September," paparnya. (Maya Sofia/Sindo/jri)

Share
o1 o2

Berita Lain

o3 o4