Finance


Anak Usaha Adaro Dapat Pinjaman USD300 Juta

Kamis, 4 September 2008 - 17:56 wib
text TEXT SIZE :  

JAKARTA - Anak perusahaan PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Saptaindra Sejati (SIS), mendapat pinjaman senilai USD300 juta atau sekira Rp2,76 triliun. Pinjaman tersebut memiliki jangka waktu lima tahun, dan akan jatuh tempo pada 30 Juni 2013.

"Pinjaman ini bertujuan untuk melunasi seluruh pinjaman SIS termasuk kewajiban leasing," ujar Corporate Secretary ADRO Andre J Mamuaya, di Jakarta, Kamis (4/9/2008).

Selain untuk refinancing, sebagian dana dari pinjaman tersebut akan digunakan untuk membiayai pembelanjaan modal atau Capex (capital expenditure) dan juga modal kerja.

Di samping itu, bertindak sebagai mandated lead arrangers yakni Australia New Zealand Banking Group Limited Caylon, Standard Chartered Bank, DBS Bank Limited, Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC), United Overseas Bank (UOB) Limited, The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd cabang Singapura, Oversea Chinese Banking Corporation (OCBC) Limited, dan Bank Ekspor Indonesia, serta Bank Mandiri cabang Singapura.

Sementara bertindak sebagai facility agent adalah SMBC, cabang Singapura dan common security agent PT ANZ Panin Bank dan account bank di DBS Bank Ltd dan PT Bank DBS Indonesia.

Sedangkan, Adaro Energy berfungsi sebagai penjamin dengan jaminan berupa seluruh aktiva SIS, anak perusahaannya yang bergerak di bidang penambangan batu bara, termasuk alat berat dan tagihan. Selain itu rekening SIS, assignment of contracts, assignment seluruh hak atas klaim asuransi, dan subordinasi pinjaman pemegang saham.

Suku bunga atas pinjaman ini ditetapkan LIBOR +2,60 persen untuk WHT Lenders (kreditur selain WHT Neutral Lenders). LIBOR +2,7 persen untuk WHT Neutral Lenders, bank yang membukukan pinjaman dengan tujuan membayar corporate income tax atau kantor cabang dari bank yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia untuk memperoleh domisili pajak Indonesia. Margin dari tingkat suku bunga tersebut dapat berubah sesuai dengan rasio total pinjaman berbanding EBITDA. (Juni Triyanto /Sindo/ade)

o1 o2

Berita Lain

o3 o4