ist
BRASILIA - Iran secara resmi mengajak Brasil untuk bergabung dalam Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC). Namun, negara yang baru menemukan ladang minyak lepas pantai yang luas itu menolak tawaran Teheran.
"Saya telah menerima duta besar Iran, dan dia mengundang Brasil untuk menjadi bagian OPEC. Itu bukan sekadar saran, tapi undangan resmi," kata Menteri Energi Brasil Edson Lobao seperti dikutip dari AFP, Kamis (4/9/2008).
Pertemuan dua pejabat itu berlangsung dua pekan lalu. Kepada duta besar Moshen Shaterzadeh, Labao mengatakan jika Brasil tidak mempertimbangkan kemungkinan bergabung dengan organisasi itu untuk saat ini.
Brasil pada November 2007 mengumumkan telah menemukan ladang minyak baru yang terletak pada titik 250 kilometer dari pantainya. Diperkirakan ladang itu menyimpan delapan miliar barel minyak. Awal tahun ini, Brasil juga mengumumkan adanya ladang lain dengan kapasitas 40 miliar barel.
Dua temuan itu dapat melipatgandakan cadangan minyak Negeri Samba yang saat ini berkapasitas 14 miliar barel, dan menempatkan Brasil pada posisi sejajar dengan anggota OPEC seperti Nigeria dan Venezuela.
Namun, tidak mudah untuk mendapatkan minyak di ladang baru tersebut lantaran berada di kedalaman tujuh meter di bawah laut. Diprediksi, produksi baru dapat dimulai beberapa tahun mendatang, dan paling cepat pada 2012.
Kartel OPEC terdiri dari 13 negara, termasuk Arab Saudi dan Iran yang memiliki cadangan minyak terbesar di dunia.
(jri)