Sektor Riil


Harga Naik, Proyek Infrastruktur Harus Jalan Terus

Jum'at, 5 September 2008 - 14:44 wib
text TEXT SIZE :  
Mochammad Wahyudi - Okezone

JAKARTA - Pemerintah meminta bahwa proyek-proyek infrastruktur yang bisa melancarkan pelaksanaan Inpres Nomor 5 tahun 2008 tentang Fokus Pembangunan Ekonomi 2008-2009, terus berjalan. Meskipun, saat ini terjadi kenaikan biaya pengerjaan proyek.

"Yang kami minta itu, proyek-proyek yang terkait dengan Inpres 5 tahun 2008 tetap dijalankan sebagai prioritas," kata Deputi Menko Perekonomian Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bambang Susantono, seusai jumpa pers, di Gedung Depkeu, Jakartam Jumat (5/9/2008).

Menurutnya, adanya kenaikan biaya menyusul kenaikan harga-harga material tidak serta-merta harus disusul dengan penyesuaian nilai (eskalasi) proyek. Karena, yang perlu dilakukan hanyalah sedikit penajaman terhadap anggaran.

Beberapa proyek infrastruktur yang harus tetap dijalankan, menurut Bambang, antara lain pembenahan jalan lintas Pantura Jawa dan Lintas Sumatra. Terlebih lagi jalur tersebut selama ini dikenal jalur utama untuk arus mudik.

"Menjelang lebaran ini, ruas Jakarta-Semarang harus mulus, kemudian Jakarta-Jambi harus tetap dijaga pengerjaannya," katanya.

Bambang menambahkan, proyek-proyek infrastruktur prioritas itu diluar proyek pembangunan jalan tol. Semisal, pembangunan jalan tol Solo-Kertosono, yang saat ini mengalami penundaan karena permasalahan anggaran.

"Kalau jalan tol agak berbeda, ada kerja sama pemerintah-swasta, jadi ada faktor swasta. Rencana ruas tol Solo-Kertosono kan ada unsur swasta juga. Jadi memang tidak sepenuhnya dikontrol pemerintah," katanya. (rhs)

o1 o2

Berita Lain

o3 o4