Sektor Riil


Biaya Mahal, PDAM Tekan Kebocoran Bertahap

Senin, 8 September 2008 - 09:02 wib
text TEXT SIZE :  
Share

JAKARTA - Mahalnya biaya investasi membuat Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) melakukan secara bertahap penekan tingkat kebocoran. Saat ini tingkat kebocoran PDAM masih mencapai 37 persen.

"Untuk menurunkan tingkat kebocoran hingga 20 persen itu sulit dan membutuhkan investasi mahal," kata Kepala Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPSPAM) Rachmat Karnadi, saat dihubungi di Jakarta, Kamis (7/9/2008).

Dia menjelaskan, untuk PDAM yang mempunyai tingkat kebocoran yang tinggi hingga 50 persen akan sulit untuk menurunkan secara bertahap menjadi 20 persen dalam lima tahun. Mereka akan membutuhkan waktu yang relatif lebih lama. Sedangkan, PDAM yang hanya mempunyai tingkat kebocoran di bawah 37 persen akan jauh lebih murah biaya yang dikeluarkan.

Menurut dia, untuk mewujudkan tingkat kebocoran menjadi 20 persen tersebut, itu mahal karena sudah berkaitan dengan investasi fisik, yaitu mengganti jaringan pipa saluran air yang ada. Hal ini membuat PDAM akan mengeluarkan biaya besar dan memerlukan waktu untuk menggantinya.

Namun, dia mengungkapkan saat ini sudah ada investor yang berminat untuk mengatasi kebocoran tersebut dan salah satunya investor dari Jepang. Mereka menawarkan paket kerjasama lunak dengan pembayaran jasa apabila PDAM yang bocor telah mengalai keuntungan baru mulai membayar. (Arif Dwi Cahyono/Sindo/rhs)

Share
o1 o2

Berita Lain

o3 o4