Finance


United Tractors Revisi Penjualan Komatsu

Senin, 8 September 2008 - 14:53 wib
text TEXT SIZE :  
Share

JAKARTA - PT United Tractors Tbk (UNTR) merevisi target penjualan alat berat Komatsu menjadi 5.000 unit dari sebelumnya 4.250 unit. Revisi tersebut diharapkan meningkatkan penjualan tahun 2008 menjadi Rp21 triliun.

"Target penjualan Komatsu tahun ini baru kami revisi jadi 5.000 unit. Dengan kenaikan tersebut kami targetkan pertumbuhan 20 persen," kata Investor Relations UNTR Ari Setiyawan, saat dihubungi di Jakarta, Senin (8/9/2008).

Menurut Ari, revisi target penjualan alat berat tersebut menyusul semakin bergairahnya industri di sektor komoditas pertambangan dan perkebunan. Kondisi ini mendorong peningkatan permintaan alat-alat berat. "Kalau kita lihat penjualan Komatsu semester I-2008, kami optimistis penjualan semester ini akan lebih baik," katanya.

Pada semester I-2008 UNTR berhasil menjual alat berat sebanyak 2.492 unit, atau setara dengan 58,63 persen dari yang ditargetkan sebanyak 4.250 unit.
Adapun hingga Juli 2008 penjualannya sudah mencapai 2.995 unit. "Agustus kira-kira sudah sekitar 3.500 unit," kata Ari.

Sementara penjualan bersih UNTR pada semester I-2008 mencapai Rp12,591 triliun dengan perolehan laba bersih Rp1,206 triliun. Perolehan tersebut cukup signifikan mengingat pada akhir 2007 perseroan membukukan penjualan bersih  Rp18,165 triliun dengan laba bersih Rp1,493 triliun. "Target pertumbuhan penjualan tahun ini sebesar 20 persen," jelas Ari.

Mengacu pada angka penjualan akhir 2007 yang sebesar Rp18,165 triliun, maka target pertumbuhan 20 persen perseroan bakal membukukan penjualan sebesar Rp21,798 triliun tahun ini. Namun Ari tidak menjelaskan lebih lanjut target pertumbuhan laba bersih. "Target pertumbuhan laba bersih masih kami hitung, karena ada banyak faktor yang akan mempengaruhi," kata Ari.

Meski demikian Ari optimistis pertumbuhan laba bersih tahun ini bisa tumbuh signifikan. Pasalnya, hingga semeseter I-2008 laba bersih UNTR mencapai Rp1,206 triliun atau setara dengan 80,77 persen dari perolehan laba bersih satu tahun penuh di 2007. (Whisnu Bagus /Sindo/rhs)

Share
o1 o2

Berita Lain

o3 o4