Finance


Hujan, Produksi Batu Bara Bayan Menurun

Selasa, 16 September 2008 - 14:10 wib
text TEXT SIZE :  
Candra Setya Santoso - Okezone
foto: corbis.com

JAKARTA - Akibat curah hujan yang tinggi, target produksi batu bara PT Bayan Resources Tbk (BYAN) pada semester II-2008 diperkirakan akan menurun. Untuk itu, Bayan mengumumkan force majeure dalam pengiriman batu bara dari tambangnya di Wahana.

Hal tersebut Seperti dikutip dalam buletin Ciptadana, Selasa (16/9/2008), di mana hujan deras tersebut menghambat proses produksi batu bara.

Di sisi lain, Direktur dan Corporate Secretary Bayan Jenny Quantero mengatakan, curah hujan tinggi yang tidak biasa telah mengganggu kegiatan produksi di lokasi penambangan batu bara Wahana di Kalimantan Selatan.

Hujan tersebut juga menyebabkan banjir di beberapa daerah di sekitar lokasi tambang. Menurut dia, saat ini seharusnya musim kemarau. Namun curah hujan tinggi terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Curah hujan yang tinggi ini diperkirakan terus berlanjut selama bulan ini.

"Oleh karena itu, hari ini Bayan mengumumkan force majeure dalam pengiriman batu bara dari Wahana. Target produksi yang turun pada semester II diakibatkan oleh hujan deras yang terus menerus sehingga menghambat proses produksi," jelasnya dalam laporannya di keterbukaan informasi BEI, Jakarta, Selasa (16/9/2008).

Bayan merupakan produsen batu bara terbesar kedelapan di Tanah Air. Bayan juga merupakan salah satu perusahaan pertambangan yang mempunyai batu bara yang beragam dari nilai kalori rendah hingga tinggi.

Sebagai informasi, untuk per 31 Desember 2007, Bayan membukukan penjualan Rp3,45 triliun dan laba bersih Rp252,7 miliar. Dari segi produksi, perseroan menargetkan volume produksi pada tahun ini mencapai 9 juta ton batu bara.

Target meningkat bertahap menjadi 13 juta -14 juta ton pada 2009, dan 18 juta ton pada 2010. Sementara pada pembukaan perdagangan, Selasa hari ini BYAN dibuka stagnan pada posisi Rp2.525 per lembar saham. (ade)

o1 o2

Berita Lain

o3 o4