Finance


Diizinkan IPO, Dirut KS Sujud Sukur

Jum'at, 19 September 2008 - 14:11 wib
text TEXT SIZE :  
Mochammad Wahyudi - Okezone

JAKARTA - Direktur Utama PT Krakatau Steel Fazwar Bujang langsung melakukan sujud sukur selepas komisi XI DPR-RI menyetujui privatisasi BUMN baja tersebut dengan metode Initial Public Offering (IPO).

Pasalnya, hal inilah yang sebenarnya sudah dinantikan KS sejak lama. "Kami bersyukur di bulan Ramadan ini, KS dilimpahi rahmat oleh Allah SWT, karena diizinkan IPO oleh DPR. Ini merupakan cita-cita kami," ucapnya, saat dihubungi okezone, di Jakarta, Jumat (18/9/2008).

KS menjadi satu dari tiga BUMN yang pada Kamis lalu mendapat 'restu' dari komisi XI untuk diprivatisasi. Dua lainnya adalah Garuda Indonesia dan PT Bank Tabungan Negara.

Sebenarnya ada empat BUMN lain yang diusulkan pemerintah untuk diprivatisasi tahun ini, namun masih ditolak Komisi XI dengan alasan perlu pendalaman lebih lanjut. Yakni, PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) III, PTPN IV, PTPN VIII dan PT Yodya Karya.

Sebagai informasi, berdasarkan bahan presentasi pemerintah pada saat raker dengan komisi XI terkait privatisasi BUMN, kemarin. Pemerintah akan melepas 30 persen saham dari 100 persen saham yang dimilikinya di KS melalui IPO. Awalnya, proses persetujuan privatisasi KS tidak berjalan mulus.

Karena mendapat hambatan dari salah seorang anggota komisi XI dari Fraksi PPP. Pasalnya, ia meragukan dana hasil IPO yang diperkirakan sekitar Rp3,22 triliun bisa bermanfaat. Soalnya, jumlah itu masih terlalu jauh dari kebutuhan KS sebenarnya untuk pengembangan usaha sebesar Rp16,4 triliun.

Menurut Fazwar, dana hasil IPO itu akan digunakan untuk keperluan mengefektifkan proyek kontrak tambang. Sementara, untuk kekurangan dana sekitar Rp13,2 triliun, Fazwar mengaku akan mendapatkannya dari sisa laba dan pinjaman komersial. (rhs)

o1 o2

Berita Lain

o3 o4