JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan, tidak akan terjadi pengulangan sejarah tahun 2007 ketika harga-harga komoditas mengalami kenaikan hampir dua kali lipat.
Meskipun, situasi saat ini hampir menyerupai awal tahun 2007 dimana terjadi krisis keuangan global. "Kenaikan harga-harga komoditas seperti awal 2007, saya kira tidak akan terjadi lagi meskipun saat ini pasar keuangan dan pasar modal dunia mengalami," ucap Pelaksana Tugas Menko Perekonomian Sri Mulyani Indrawati, usai buka puasa, di Gedung Depkeu, Jumat (19/9/2008) malam.
Kalaupun harus terjadi kenaikan harga, menurutnya, tidak akan sedramatis tahun 2007. Di mana saat itu kenaikan harga komoditas seperti jagung, kedelai, gandum, mengalami hampir dua kali lipat atau 200 persen dalam 12 bulan.
Saat itu, terjadi eskalasi harga minyak yang diikuti dengan harga komoditas lainnya dan terjadi kompetisi harga dengan komoditas substitusi minyak.
"Kalau sekarang ini orang khawatir jika harga minyak terlalu rendah maka permintaan biofuel menjadi turun atau mungkin harganya tidak ekonomis lagi," ucapnya.
(rhs)