foto: ilustrasi Corbis
JAKARTA - PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) akan membentuk anak usaha baru di bidang penyediaan jasa konsultasi piranti lunak (software) dan piranti keras (hardware) yaitu PT BT Frontline Indonesia (BTFI).
"Perseroan telah menandatangani joint venture and shareholders agreement dengan BT Frontline pada 18 September 2008 untuk bentuk usaha baru," kata Direktur Utama Metrodata Kusnadi dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Senin (22/9/2008).
Selain menyediakan jasa konsultasi jelas dia, BT Frontline Indonesia akan menangani IT Outsourcing Business dan IT Security Business. Untuk merealisasikan pembentukan anak usaha itu, MTDL menggandeng BT Frontline Pte Ltd (Singapura) dan PT Mitra Integrasi Informatika (MII).
Adapun dalam pembetukan anak usaha tersebut, Metrodata akan menyertakan saham sebesar 49 persen, sedangkan BT Frontline Indonesia 51 persen. BT Frontline Indonesia nantinya berstatus penanaman modal asing (PMA) setelah instansi terkait menyetujui pembentukan perseroan tersebut
Kusnadi menambahkan, transaksi itu bukan merupakan transaksi benturan kepentingan dan juga bukan merupakan transaksi material dalam peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK).
(Whisnu Bagus /Sindo/rhs)