istimewa
JAKARTA - Direktur Utama PT Pertamina Ari Sumarno memastikan target lifting produksi minyak sampai dengan 2011 sekira 250 ribu barel per hari bisa tercapai.
Optimisme ini ditopang oleh adanya sumber-sumber produksi minyak Pertamina yang ada di Malaysia dengan kerja sama PT Petronas.
Ari mengatakan, Pertamina tetap berkomitmen untuk memberikan kontribusi besar dan keuntungan bagi negara. Namun hal ini tentunya harus seimbang dengan kebutuhan dalam negeri.
Dalam rangka pencapaian target lifting tersebut, Pertamina berencana melakukan berbagai modernisasi infrastruktur, karena efisiensi akan sulit dilakukan.
Saat ini, blue print moderinasi infrastruktur sudah ada, tetapi dia enggan menyebutkan total investasinya.
"Kalau berbicara investasi sangat besar, sebagai contoh pembangunan kilang minyak di Cilacap saja menghabiskan dana USD2 miliar. Sementara untuk pencapaian target kami yakin bisa melebihi Rp33 triliun, dibandingkan tahun lalu Rp28 triliun," ujarnya di sela buka puasa bersama di Gedung Pertamina, Jakarta, Senin (22/9/2008) malam.
Semetara untuk dividen, dikatakan dia, targetnya masih dibicarakan dengan Menneg BUMN.
(jri)