Sektor Riil


Permintaan Gula Rafinasi Sulit Dibendung

Rabu, 24 September 2008 - 13:48 wib
text TEXT SIZE :  
Nuria - Okezone
Foto: Sindo

JAKARTA - Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) mengaku tidak mampu melawan permintaan pasar untuk memenuhi kebutuhan gula impor rafinisasi.

Direktur AGRI Yamin Rahman melihat perembesan gula rafinasi yang terjadi saat ini akibat permintaan pasar yang tinggi.

"Agri tidak berdaya mencegah. Pasar menuntut kualitas bagus," kata Yamin saat jumpa pers di Gedung Departemen Perdagangan, Jakarta, Rabu (24/9/2008).

Sementara itu, Direktur Eksekutif Forum Pengguna Gula Indonesia (FPGI) Suroso mengatakan, industri makanan minuman bisa saja menggunakan gula dalam negeri, asalkan kualitas dan harga sesuai keinginan industri.

Menurutnya, kualitas gula dalam negeri belum memenuhi syarat untuk industri makanan minuman. Untuk diketahui, harga gula impor saat ini sebesar Rp5.100 per kg, sedangkan harga gula dalam negeri Rp5300 per kg.

"Kami tidak masalah jika menggunakan gula dalam negeri, sepanjang harga dan kualitas terpenuhi," katanya. (jri)

o1 o2

Berita Lain

o3 o4