Sektor Riil


Bulog Siap Kelola Komoditi Pangan Nonberas

Kamis, 25 September 2008 - 16:48 wib
text TEXT SIZE :  
Logo Bulog. Foto: Ist

JAKARTA - Perum Bulog mulai melakukan pemetaan potensi daerah penghasil pangan nonberas. Upaya ini dilakukan untuk mendorong upaya pemerintah merealisasikan program diversifikasi pangan.

"Perlu keseimbangan dalam konsumsi, kita terlalu fokus di beras sehingga kedodoran di sektor pangan lain. Perlu diversifikasi, jangan karbohidrat centris. Konsumsilah daging, susu, telor dan ikan," jelas Dirut Perum Bulog Mustafa Abubakar, saat diskusi di Jakarta, Kamis (25/9/2008).

Berdasarkan catatan Bulog, tingkat konsumsi beras masyarakat Indonesia mencapai 139 kg/kapital/tahun, lebih tinggi dibandingkan tingkat konsumsi masyarakat Malaysia yang hanya 80kg/kapita/tahun, bahkan Jepang telah mampu mengurangi tingkat konsumsi berasnya hingga dikisaran 50kg/kapita/tahun.

Mustafa mengharapkan, publik turut serta memperbaiki terjadinya missleading dalam konsumsi pangan dan Bulog mengajak pakar pertanian, departemen pertanian (deptan) dan kalangan pers menggerakan masyarakat untuk menerapkan keseimbangan dalam hal konsumsi pangan.

"Diversifikasi pangan nonberas secara formal sudah ditangani dewan ketahanan pangan, tetapi belum komperhensif. Perlu koordinasi lebih luas, Deptan menggenjot produksi, Bulog menampung dan mendistribusikan dan Departemen Kesehatan seharusnya menyuarakan tentang keseimbangan pangannya," ungkapnya.

Bulog sendiri, sudah diminta secara lisan oleh Kementerian Perekonomian untuk menangani pengelolaan produk pangan nonberas tahun 2009 mendatang.
(Setiawan Ananto/Sindo/ade)

o1 o2

Berita Lain

o3 o4