Sektor Riil


Bulog Siap Kelola 10 Ribu Ton Produk Nonberas

Kamis, 25 September 2008 - 17:47 wib
text TEXT SIZE :  
foto: ist

JAKARTA - Perum Bulog siap mengelola produk seperti jagung, umbi-umbian dan jagung dengan kapasitas sebesar 10 ribu ton tahun 2009 mendatang.

"Belum ada permintaan dalam bentuk dokumen tetapi baru diungkapkan secara lisan. Kita diminta Menko Perekonomian untuk tangani produk pangan nonberas," kata Direktur Pelayanan Publik Perum Bulog Abdul Waries Patiwiri, di Jakarta, Kamis (25/9/2008).

Bulog, kata dia, siap mengelola produk seperti sagu, jagung dan umbi-umbian dengan kapasitas awal sebesar 10 ribu ton. Selain itu, Abdul Waries menambahkan, terkait permintaan tersebut, Bulog sudah melakukan pemetaan terhadap daerah yang berpotensi besar menghasilkan komoditi pangan nonberas.

Jadi tujuannya kata dia, pemerintah ingin menggelorakan kembali keunggulan pangan lokal. Misalkan di Papua, keunggulan pangan lokalnya seperti sagu perlu didorong. Sementara di Nusa Tenggara Timur (NTT) perlu digenjot produk jagungnya. Bulog sendiri akan memfasilitasi ketersediaan teknologinya.

"Jadi perlu dilakukan re-branding, dan didukung teknologi. Misalkan produk umbi-umbi dengan teknologi dikreasikan menjadi tepung, produk jagung kalau di Eropa menjadi produk cornflake. Jangan sampai bergantung ke beras," katanya.

Untuk merealisasikan diversifikasi pangan ini, Bulog berencana menggandeng mitranya PT Sungai Budi yang telah lebih dahulu intensif menggarap diversifikasi pangan nonberas. (Setiawan Ananto/Sindo/ade)

o1 o2

Berita Lain

o3 o4