Sektor Riil


Receiving Terminal LNG Bojonegoro Bisa Dibangun 2 Tahun

Rabu, 1 Oktober 2008 - 13:32 wib
text TEXT SIZE :  
Widi Agustian - Okezone

JAKARTA - Pembangunan receiving terminal liquid natural gas (LNG) di Bojonegoro, Jawa Timur, sebenarnya dapat dibangun dengan cepat.

"Receiving terminal sebenarnya dapat dibangun dalam dua tahun, itu berdasarkan validity study oleh Mitsubishi," ujar Anggota Komisi VII DPR Ade Nasution dari Fraksi Bintang Reformasi mengungkapkan, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dengan demikian, berarti rencana konsorsium yang dipimpin oleh PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dengan anggota PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan PT Pertamina (persero) yang menetapkan pembangunan receiving terminal tersebut akan rampung pada 2014 terlalu lama.

Pasalnya, harus ada penampungan untuk produksi yang akan segera berjalan. "Itu harus segera dibangun, kan ada Tangguh III sebentar lagi," imbuhnya.

Dia pun menegaskan, produksi gas pun harus diperhatikan. Karena, langkah ini tidak kalah penting dengan pembangunan receiving terminal.

Ade berpendapat, keduanya harus berjalan beriringan, karena hal fungsinya saling terkait. "Jangan sampai nanti receivingnya selesai, tapi pipa-pipanya kosong karena tidak ada gasnya," pungkasnya.

Proyek pembangunan receiving terminal LNG ini diperkirakan membutuhkan dana sekitar USD500 juta (sekitar Rp4,5 triliun). LNG setelah melalui regasifikasi akan dialirkan melalui jaringan pipa.

Pembangunan terminal LNG di Bojonegoro, Jawa Timur ini akan mulai dibangun pada 2009 dan diprediksi selesai 2013 nanti. Rencananya, receiving Terminal Bojonegoro ini akan me-nyuplai gas sebesar empat juta ton per tahun ke pembangkit listrik PLN ke seluruh Indonesia. (rhs)

o1 o2

Berita Lain

o3 o4