Fiskal & Moneter


Belanja Pemerintah Akan Diperbaiki

Minggu, 5 Oktober 2008 - 11:41 wib
text TEXT SIZE :  
Mochammad Wahyudi - Okezone

JAKARTA - Pemerintah akan mengelola belanja pemerintah lebih maksimal guna mengantisipasi perlambatan ekonomi global terhadap perekonomian Indonesia.

Demikian dikemukakan Kepala Bappenas/Menneg PPN Paskah Suzetta sebelum melakukan rakor di Ruang Graha Sawala, Gedung Depkeu, Minggu (5/10/2008).

Pemerintah pun akan meminta kepada lembaga kebijakan pengadaan barang dan jasa untuk menyelesaikan revisi dari Keppres No.80 tahun 2003 dalam setahun ini.

Selain itu akan dilakukan juga langkah kedua dengan memperluas Jaring Pengaman Sosial termasuk BLT (Bantuan Langsung Tunai). Pemerintah juga akan berdiskusi dengan DPR untuk menambah waktu pembagian BLT di tahun 2009 menjadi 6 bulan dari 3 bulan. Sedangkan langkah ketiga, mengubah instrumen bunga UMKM.

"Kalau mereka masih memakai instrumen perbankan. Saya rasa tidak bisa karena suku bunga akan tinggi. Itu kebijaksanaan klasik," ungkap Paskah.

Selain itu pemerintah juga akan mengalihkan ekspor AS ke negara lain antara lain Timur Tengah. Dengan langkah-langkah tersebut maka dipastikan APBNP 2008 tidak akan terganggu. Pasalnya perlambatan ekonomi AS akan mengakibatkan pertumbuhan ekonomi global melemah, terutama di kawasan Asia.

"Ini yang kita waspadai. Karena pasti ekspor juga harus kita alihkan kembali," tegas Paskah meyakinkan. (nra) (ahm)