JAKARTA - Ketua DPR Agung Laksono menyerukan agar pemerintah melakukan tindakan preventif untuk mengantisipasi krisis ekonomi Amerika. Sehingga Indonesia bisa terhindar dari krisis moneter jilid II.
Hal itu dikatakan oleh Ketua DPR Agung Laksono saat konferensi pers menangani ekonomi Amerika, di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/10/2008).
"Ini perlu diambil langkah-langkah serius oleh pemerintah supaya tidak terjadi krisis moneter kedua," ujar Agung.
Menurutnya, krisis ekonomi yang melanda Negeri Paman Sam ini disebabkan oleh anjloknya saham akibat krisis moneter yang diakibatkan terlalu jor-jorannya kredit perumahan.
"Ada anggapan bahwa hal ini baru satu sektor saja, belum sektor lainnya," imbuhnya.
Bahkan, krisis kredit perumahan ini bisa menular ke krisis kredit card dan kredit mobil. "Maka saya mempertanyakan keadaan ini. Saya tidak tahu dengan USD700 miliar yang dikucurkan oleh pemerintah AS dan disetujui DPR atau Senat AS dapat menolong krisis ini atau tidak," tanyanya.
(rhs)