foto: ist
JAKARTA - PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri) Investasi menegaskan kinerja perusahaannya saat ini tidak terpengaruh oleh goyahnya industri keuangan global, terutama di Amerika Serikat.
Hal tersebut terbukti dengan adanya peningkatan dana kelolaan reksadana dari Rp3,1 triliun menjadi Rp6,6 triliun pada 25 September 2008. Peningkatan ini terjadi sejak awal 2008 ketika industri keuangan dunia dan nasional mulai tidak stabil.
Selain itu, ini menunjukkan bahwa Mandiri Investasi telah mengalami kenaikan pada total Dana Kelolaan Reksa Dana sebesar 112,90 persen.
Mandiri Investasi pun makin memantapkan posisi sebagai perusahaan manajer investasi dengan dana kelolaan reksa dana terbesar ke tiga di Indonesia. Sedangkan pada awal tahun 2008, Mandiri Investasi masih berada di peringkat ke sembilan.
"Prestasi yang berhasil diraih Mandiri Investasi ini menunjukkan tingkat kepercayaan investor yang konsisten bahkan semakin meningkat terhadap kapabilitas dan kualitas Mandiri Investasi," jelas Direktur PT Mandiri Manajemen Investasi Andreas M Gunawidjaja dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin (6/10/2008).
Menurut Andreas, peningkatan kinerja ini disebabkan oleh perseroan yang fokus berinvestasi pada efek-efek yang diterbitkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Adapun mayoritas total dana investasi Mandiri Investasi ditempatkan pada obligasi pemerintah RI, obligasi korporasi, serta saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dan instrumen pasar uang di dalam negeri.
Selain itu, Mandiri Investasi tidak berinvestasi pada efek-efek dengan underlying asset yang menjadi penyebab krisis keuangan global saat ini, khususnya efek pada sektor properti dan sektor keuangan di Amerika Serikat.
Melihat sisi positif dari krisis keuangan global yang sedang terjadi saat ini, Andreas mengatakan Mandiri Investasi percaya bahwa ketidakpastian yang terjadi saat ini memberikan peluang investasi yang baik bagi investor jangka menengah. Oleh karena itu, pada bulan Oktober ini, Mandiri Investasi menawarkan empat Reksa Dana Terproteksi kepada para investor.
"Kinerja Mandiri Investasi yang tidak terpengaruh oleh krisis keuangan AS, membuat Mandiri Investasi terus melangkah pasti meluncurkan beberapa produk Reksa Dana baru yang inovatif untuk investor," tandasnya.
(Tomi Sujatmiko/Sindo/ade)