WASHINGTON - Harga minyak mentah saat ini turun lebih dua persen. Ancaman resesi ekonomi Amerika dikhawatirkan melemahkan permintaan dunia.
Harga minyak mentah terpantau minus USD1,94 ke posisi USD91,94 per barel. Harga itu diberlakukan untuk pengiriman November, jenis light sweet. Harga turun signifikan setelah pada sempat bercokol ke posisi USD147 per barel pada Juli.
"Ada persepsi yang berkembang, paket bailout USD700 miliar yang ditujukan untuk penyelamatan sistem keuangan AS, sebenarnya hanya ditujukan untuk penyelamatan Wall Street yang babak belur," ujar Analis Senior Komoditi ANZ Mark Pervan, seperti dikutip CNBC.com, Senin (6/10/2008).
Pelemahan permintaan terjadi dari negara besar seperti Jepang dan Eropa. Para pelaku pasar meramalkan, pelemahan permintaan akan berlanjut dari China.
(rhs)