Sektor Riil


Imbas Krisis Global

Ekspor Elektronik Turun 30%

Kamis, 9 Oktober 2008 - 12:59 wib
text TEXT SIZE :  
Widi Agustian - Okezone
Barang Elektronik. Foto: Ist

JAKARTA - Ekspor elektronik Indonesia diproyeksi turun hingga 30 persen pada 2008 akibat pelemahan ekonomi global.

"Dengan adanya krisis global saat ini, ekspor dapat turun 10 persen lagi," ujar Ketua Umum Gabungan Pengusaha Elektronika Indonesia Rahmat Gobel, di sela halal bihalal, di kantor Depperin, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (9/10/2008).

Dia mengatakan, selama dua tahun terakhir ini ekspor elektronik Indonesia sudah mengalami penurunan sebanyak 20 persen.

Sementara itu, ekspor yang turun selama dua tahun terakhir tersebut dikarenakan tidak adanya investasi baru yang masuk saat ini.

Di samping itu, di Indonesia saat ini terjadi peralihan dari teknologi analog ke digital. "Pemerintah seharusnya mendorong tumbuhnya industri elektronika digital. Dulu Indonesia hanya merelokasi dari negara lain untuk teknologi analog atau teknologi rendah. Sedangkan untuk teknologi analog adanya hanya di Vietnam dan India," ujarnya.

Di sisi lain, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan, secara keseluruhan dalam tahun 2008 prospek ekspor Indonesia tetap baik, karena pasar tujuan ekspor Indonesia relatif terdiversifikasi dan produk ekspor utamanya, seperti energi dan produk pertanian, permintaannya pun masih cukup kuat.

Dia menjelaskan, pada dasarnya tantangan berat yang dialami ekspor Indonesia memang sudah diperhitungkan sejak awal tahun.

Berdasarkan data Departemen Perdagangan, secara keseluruhan nilai ekspor Indonesia Agustus 2008 mencapai USD12,5 miliar atau mengalami penurunan sebesar 0,4 persen dibanding Juli 2008.

Sementara itu, apabila dibandingkan dengan Agustus 2007, ekspor mengalami peningkatan sebesar 30,3 persen. (nra) (ade)

o1 o2

Berita Lain

o3 o4